Rombongan Pengamen Dangdut
Malam itu kudengar keriuhan dendang lagu dangdut dari kejauhan. Kuayun langkah kakiku dengan santai, sembari menikmati tetes-tetes terakhir ujung gerimis. Payung sengaja kubiarkan terlipat agar tidak mengganggu jarak pandang, atau mungkin juga aku kangen disapa hujan. Gema lagu dangdut semakin dekat. Rupanya rombongan pengamen dengan gerobak, terdiri atas tiga atau empat orang. Penyanyi utamanya perempuan. Mereka berdiri di trotoar, sedikit masuk ke jalan, menghibur para pengunjung warung terbuka, tukang ojek, tukang parkir dan pelayan toko yang sedang bosan. Malam bisa saja kedinginan diguyur hujan, tetapi suasana di sekitar rombongan pengamen terasa hangat menyenangkan. Mereka berjoget, mereka ikut berdendang, mereka manggut-manggut dan terkekeh saling menertawakan gaya teman. Suasana seperti ini membuatku tidak pernah bosan berjalan kaki.

