kelebat pedestrian

March 20th, 2008

Bubble

Posted by mpokb in Uncategorized

Saat tingkat hunian hotel tinggi, konon perekonomian membaik. Lobi dan transaksi tengah berjalan. Saat mal dan tempat hiburan penuh, kata mereka bisnis lancar. Di AS, saat ini banyak rumah disita oleh bank setelah pemiliknya tidak sanggup membayar cicilan, padahal sebagian konsumen juga telah melakukan refinancing dengan rumah mereka. Konon, kredit zaman modern dengan perantara pihak anonim membuat orang begitu mudahnya meninggalkan kewajiban membayar utang. Itu sebabnya, profesi debt collector alias tukang tagih, masih dan akan terus diperlukan. Selagi bisa berkelit, naluri manusia akan mendorongnya untuk mengelak memenuhi kewajiban. Namun, ada pendapat bahwa fenomena di AS itu bukan kejahatan terencana, melainkan reaksi spontan. Ketika terdesak tak mampu membayar cicilan, sebagian besar konsumen melakukan tindakan pertama yang dipikirkan : menyelamatkan keluarga.

March 11th, 2008

"> Candu   

Posted by mpokb in Uncategorized

Di era rekayasa genetika dan internet ini, kalau aku tidak nimbrung soal pocong, hantu, kuntilanak dan demit lainnya, mungkin aku akan dianggap “katro” dan “nggak gaul”. Untung saja aku punya obat sendiri untuk mencegah pusing akibat omongan orang. Yang kini harus kulakukan adalah menerima cara orang lain untuk mencari candu kehidupan. Buat sebagian orang, pocong, kuntilanak adalah candu pengobat, ketika mereka tidak nyaman memakai candu lain. Oh ya, Minggu kemarin aku nonton “Into the Wild”. Di sana ada adegan yang memperlihatkan selangkang lelaki dan dada perempuan semata sebagai keindahan. Entah apa pendapat pecandu lain kalau melihatnya. Mungkin buat mereka pocong yang diracik dengan teknologi jauh lebih menarik dan manusiawi. Yah, teknologi memang alat ajaib yang bisa membuat lambat jadi laju, kerut jadi halus dan busuk jadi wangi.

March 11th, 2008

"> Ilusi   

Posted by mpokb in Uncategorized

“Hanya perlu KTP, Mbak,” ujar gadis manis itu sambil mengulurkan brosur. Kuucapkan terima kasih sambil mengangguk dan terus berjalan. “Undangan untuk melakukan kejahatan”, istilah yang kudengar di “60 Minutes”, terhampar di mana-mana dengan berbagai iming-imingnya. Ada satu pihak yang ingin mendapat uang dari modal yang dibungakan, meminjami uang sehingga kita merasa seakan-akan mampu membeli sesuatu, padahal tidak. Dan di mana-mana, ilusi selalu menuntut harga yang tinggi.

March 6th, 2008

"> Made in Heaven   

Posted by mpokb in Uncategorized

Versi remix “Made in Heaven” oleh Queen terdengar lebih megah daripada yang dinyanyikan Freddie Mercury. Musikus hebat selalu punya lagu untuk segala tema, mencakup semua emosi dan suasana. Brian May adalah otak Queen, dan Freddie Mercury adalah genius dalam interpretasi lagu.

March 3rd, 2008

"> Kebutuhan primer   

Posted by mpokb in Uncategorized

Kebutuhan primer pangan, sandang, papan? Kalau dihitung, pengeluaran terbesarku bukanlah untuk pangan, melainkan transportasi. Rasanya ada yang salah dengan fakta itu, namun aku yakin aku tidak sendiri. Stereotipe manusia modern begitu terobsesi pada kecepatan, mobilitas dan tunggangan, hingga sekalipun alat komunikasi canggih telah ditemukan, kebutuhan untuk bergerak cepat tetap meningkat. Dan kalaupun kelak ada, aku ragu alat transporter antimateri bisa sepopuler tunggangan.

  • Monthly

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web