motivator
Di tivi, di majalah, di koran, di mana-mana. Banyak sekali iklan tentang pemberi motivasi. Motivator. Entah kenapa orang membutuhkan mereka. Apakah hidup di zaman modern membutuhkan lebih banyak motif daripada zaman baheula? Maksudnya, kalau kita hidup alon-alon waton kelon, eh, kelakon, hidup kita jadi kurang berharga dibandingkan mereka selalu mengejar waktu, terdorong oleh motif tertentu?
Kalau setiap orang sibuk mengejar motif masing-masing, jangan-jangan pendorongnya adalah sang iblis agresivitas (ini istilahnya Karl May). Tidak toleh kiri-kanan, main terjang, apa pun caranya, yang penting tujuan tercapai.
Sebegitu banyak motivator. Aku mencari motivator yang bisa memotivasi orang untuk tidak membuang sampah sembarangan. Adakah?
on February 25th, 2008 at 12:35 pm
motivator yg sangat dahsyat efeknya = dendam!
eh tapi nggak tau apa efektif ya untuk kasus tidak mbuang sampah sembarangan? hehe
– bener juga, dendam. tapi ngeri ah..
on February 26th, 2008 at 12:03 am
lho ? mpok-mak-nya-luwak disini juga ya ?
yang saya tahu pasti, alon-alon kelon kelakon… hahaha….
motif yang menjadi landasan motif lain apa ? perut kali ya… ? kalo perut belum kenyang, mana sempat mikirin yang lain…
yang halal saja sulit, apalagi yang haram.. hahaha
– thanks.. luwaknya sudah kembali ke alam liar, tapi kadang2 muncul lagi.. btw, url-nya?